Dhapur Jangkung Mangkurat sering disebut Jangkung Mangkunegoro
diperkirakan dibuat jaman Mataram Akhir. (diambil dari Katalog Keris
Kamardikan Award '08 dan Majalah Pamor)
Jangkung Mangkunegara merupakan
dapur keris Luk 3 (tiga) yang mempunyai 8 (delapan) ricikan, yaitu:
Kembang Kacang, Lambe Gajah, Jalen, Pijetan, Tikel Alis, Sraweyan, Dua
Sogokan berjajar bertemu di ujung bilah, dan Greneng. Kata Jangkung
berarti menuntun, melindungi, mengawasi dan menjaga dari kejauhan,
sedangkan Mangkunegara dapat berasal dari kata Mangku dan Negara. Mangku
yang diartikan menopang/menyangga sedangkan Negara dapat diartikan
bumi, wilayah beserta segala yang hidup dan tumbuh di atasnya. Jangkung
Mangkunegara mempunyai arti mengatur dan memerintah negara atau wilayah
yang menjadi kekuasaannya. Berdasarkan nama tersebut, tersirat makna
simbolik terkait dengan suatu ajaran kepemimpinan.